ARIGAYO Store

ARIGAYO Store menyediakan peralatan sekolah, Sepatu, Pakaian, Tas dan Aksesoris. untuk siswa-siswi, Mahasiswa, Guru, Dosen, dan Karwayawan. ARIGAYO Store juga sarana pendidikkan dan motivasi.

Selasa, 20 Oktober 2009

IPS atau IPA



Apakah jurusan IPA lebih bagus dari jurusan IPS?

Apakah adik-adik atau para orang tua menganjurkan anakknya masuk jurusan IPA?
Kenyataannya jurusan IPS lebih besar prospek kerjanya dari IPS.
Umumnya setiap siswa atau siswi SMP dan SMA sulit untuk memilih jurusan IPA atau jurusan IPS.
Sedari dulu bahkan mungkin sampai sekarang para siswa atau siswi maupun orang tua (wali) beranggapan yang jurusan IPA pasti orang-orang pintar.
Jurusan IPS dianggap untuk anak-anak yang tidak pintar atau nakal.
Didunia pendidikkan dikenal kecerdasan anak.
Ada 8 kecerdasan dan sekarang berkembang menjadi 12 kecerdasan.
Ada kecerdasan matematik dan sains, kecerdasan musik, kecerdasan fisik dll.
(lihat posting macam-macam kecerdasan).
Setiap manusia memiliki kecerdasan yang dibawa dari lahir.
Anak-anak jurusan IPA mungkin memiliki kecerdasan Matematik atau sains. Anak-anak jurusan IPS mungkin memiliki kecerdasan fisik atau matematik.
Jadi, untuk siswa-siswi IPS jangan berkecil hati. Siswa-siswi IPA berbesar kepala.

Ketika tamat SMA jurusan IPS kita kuliah di perguruan tinggi. Kita bisa membuat usaha sambil kuliah dengan manajemen dan akutansi yang kita buat sendiri.
Kita bisa usaha toko online, jual pulsa, rental komputer, bahkan kerja shift pada perusahaan-perusahaan tertentu.

Tidak semua siswa jurusan IPS nakal-nakal, tidak semua siswa IPA pintar-pintar. Mungkin dia belum sadar apa yang dia perbuat, belum tahu kemana akan dijalankan kehidupannya.

David beckham, selalu bolos jam pelajaran matematika dan sains. David beckham bolos menuju lapangan dan menendang-nendang bola.
Sekarang david beckham menjadi orang terkaya untuk para pemain bola.

Jadi kembangkanlah kecerdasan kita masing-masing. Di dunia kerja, jurusan IPS selalu memiliki prospek kerja besar dengan gaji yang besar. Contohnya akuntan, para akuntan memiliki prospek kerja dan gaji yang besar hampir diseluruh dunia kerja.
Jangan berkecil hati di IPS, kembangkan kemampuan kita.
Serius adalah kunci Kesuksesan.

Label:

Selasa, 01 September 2009

Tips Menentukan Gaji dalam Interview

Ehm..! Udah lama nggak nulis ni. Jadi nulis lagi.
Kali ini postingan tips menentukan gaji dalam interview. Saya bukan menager, bukan pula HRD.
Saya guru smp.
Jadi...?
Oops, saya menyadur dari "otsorsmedia" yang saya dapat dari teman saya yang bekerja di asuransi Garda Oto.
Oke, langsung ja..!
Setelah membuat surat lamaran kerja, cv, dll kita kirim ke alamat atau langsung di antar ke perusahaan yang akan kita tuju.
Setelah berhasil tembus di HRD, maka kita akan diwawancara. Mungkin satu kali wawancara tapi ada yang harus melewati beberapa tahapan wawancara kerja. Setelah berhasil melewati wawancara kerja, besar kemungkinan akan diterima diperusahaan tersebut.
Nah ada yang penting ni, kita harus mempersiapkan diri dengan pertanyaan "berapa gaji yang anda inginkan?"
Negoisasi gaji adalah salah satu bagian yang tersulit dalam mendapatkan pekerjaan.
Jika terlalu besar jumlah yang kita minta maka perusahaan akan ...?
Jika terlalu rendah, kita akan diterima bekerja tapi ...?
Untuk memenangkan negoisasi pada saat interview, nih ada petunjuk dari majalah otsorsmedia.

Peraturan no. 1: dapatkan informasi
Sebelum wawancara, manfaatkan networking kita. Kita bisa mendapatkan informasi dari teman atau senior kita yang bekerja di perusahaan tersebut atau perusahaan serupa terutama untuk divisi atau posisi yang sama.
Sumber lainnya adalah internet, tabloid yang memuat informasi gaji.

Peraturan no 2 : mendengarkan
JANGAN langsung menyebutkan berapa gaji yang akan kita inginkan diawal wawancara.
Langkah awal, pada saat wawancara, kita sebaiknya mencari tahu dari sang pewawancara, ada berapa kandidat untuk posisi tersebut, berapa lama lowongan tersebut telah dibuka.
Jika lowongan sudah lama dibuka, ada kemungkinan perusahaan kesulitan mendapatkan kandidat yang memenuhi kualifikasi.
Jika kita high qualified, mungkin kita bisa mendapatkan nominal yang diinginkan.

Peraturan no. 3 : berlatih
Kita boleh menyebutkan sejumlah angka pada saat bernegoisasi. Tetapi jangan terlalu tinggi dari standar gaji yang berlaku untuk perusahaan tersebut. Jika ini terjadi, pewawancara malah menganggap kita tidak serius. Berarti kita kehilangan kesempatan.

Jika kita mengingginkan sejumlah nominal gaji tinggi, katakanlah sejumlah gaji pada top range, tunjukkan bahwa kita memang pantas untuk itu. Sebelum wawancara, kita bisa mempersiapkan pidato selama 1-2 menit yang mendeskripsikan apa yang kita bisa berikan untuk perusahaan jika kita diterima bekerja.

Satu hal yang harus diingat, pada saat perusahaan memberikan penawaran, kita tidak harus memberikan jawaban saat itu juga.
Kita bisa minta waktu untuk mempertimbangkan semuanya dalam mengambil keputusan.
Jika tawaran perusahaan lebih rendah dari yang kita harapkan, kita bisa saja menolak. Apalagi saat bersamaan ada tawaran yang menggemaskan dari perusahaan lain.
Namun, kita harus mempertimbangkan, apakah posisi yang ditawarkan merupakan langkah strategis untuk memperkembangkan karir kita.

Oke good luck..!

Kamis, 16 Juli 2009

Mengidentifikasi Lima Jenis Kepribadian yang mengganggu

Di dalam lingkungan masyarakat dan lingkungan kerja, kita pasti bertemu dengan orang-orang yang sulit dipahami.
Ada orang yang memiliki sifat kepemimpinan yang alamiah, dan diikuti pengikut-pengikutnya secara alamiah pula. Sebaliknya ada orang yang memiliki sifat terbuka dan tegas, ada pula orang yang memiliki sifat tertutup dan mudah terpengaruh pendapat orang lain.

Didalam lingkungan kehidupan dan lingkungan kerja berbagai sifat di atas adalah hal yang wajar. Tetapi kita bisa menyimak beberapa ide tentang bagaimana mengidentifikasi lima jenis kepribadian yang sulit dan mengganggu, dan cara menyiasatinya.

"MOODY"

Sifat orang jenis ini memiliki karakter dengan suasana hati yang naik turun. Kadang sikap mereka menyenangkan, bisa berubah menjadi sedih dan marah.
Jika orang yang memiliki sifat moody menjadi atasan, bawahannya pasti memilih untuk tidak terlalu dekat dengannya (menjaga jarak). Bawahan setuju dengan pendapat atasan bersifat moody, tetapi bisa jadi ada bawahan yang membicarakan atasan yang bersifat moody.

Cara terbaik bergaul atau berhadapan dengan orang bersifat moody adalah peka terhadap suasana hati orang bersifat moody tersebut. Bekerja sama saat moodnya sedang bagus dan hindari orang bersifat moody pada saat mood mereka tidak bagus.

TUKANG MENGELUH

Jika bertemu orang memiliki sifat ini pada lingkungan kerja, biasanya telah bekerja bertahun-tahun di perusahaan atau instansi tersebut.
Biasanya orang tukang mengeluh adalah pegawai teladan ditahun-tahun sebelumnya. Namun setelah beberapa idenya tidak digubris, lalu berkonfrontasi dengan atasan, mereka tidak lagi dipedulikan. Bila berita buruk disebarkan, orang yang pengeluh ini akan menjadi orang pertama yang mengetahuinya dan menyebarkan ke orang lain.
Efek utama tukang mengeluh adalah menurunnya moral dan menjadi pemalas untuk memulai dialog dengan musuh, atasan atau orang lain.

Jangan bermimpi dapat mengubah pendapat mereka. Lebih baik pusatkan saja perhatian pada pendapat kita sendiri. Tukang mengeluh sering membenarkan keluhannya, tetapi biasanya tetap menyediakan tempat untuk lebih obyektif pada fakta-fakta atas masalah yang terlibat.

Cara terbaik untuk menghadapi tukang mengeluh adalah dengan menjaga pandangan mereka di dalam perspektif. Pendapat tukang mengeluh tidak harus mereflesikan seluruh rekan atau orang lain.
KEJADIAN apapun yang memicu perasaan tidak puas adalah masalah tukang mengeluh, dan seharusnya tidak berdampak pada hubungan kita dengan yang dikeluhkannya.

TUKANG GOSIP

Orang yang memiliki sifat jenis ini senang dengan kontroversi dan perselisihan yang dapat muncul di lingkungan kita. Si tukang gosip akan secara rutin menempatkan dirinya untuk sengaja menguping pembicaraan yang kontroversi seperti rahasia orang lain, mengungkit masalah orang lain dan sebagainya.
Efek utama dari tukang gosip adalah menyebarnya informasi yang salah dan hilangnya kepercayaan antar sesama.

Cara terbaik untuk menghadapi sifat ini adalah usahakan tidak terlibat dalam pembicaraan. Si tukang gosip cenderung mencari lawan bicara yang resposif dengan gosip mereka.

GILA HORMAT

Orang jenis ini senang menyulitkan orang lain. Selama kita tidak dapat melakukan pendekatan dengannya, kita cenderung tidak akan dipedulikannya.
Tetapi, begitu kita dapat mengambil hatinya, kita tidak akan menemukan kesulitan dalam hal bergaul dan komunikasi dengannya.
Dengan senang hati orang bersifat jenis ini akan membantu dan memberikan apa yang kita perlukan.

Cara terbaik menghadapi orang bersifat gila hormat adalah, "Tunjukkan kepada orang ini, kita tahu dialah yang berkuasa dan dekati mereka dari sisi manusiawi yang mereka miliki.

SERBA TAHU

Orang bersifat jenis ini selalu merasa dialah yang paling tahu tentang segala hal. Orang seperti ini mungkin memang orang yang pintar di bidangnya, tetapi sudah pasti merupakan orang yang menyebalkan.
Efek utamanya, kita malas untuk berbagi cerita atau meminta bantuan dengannya. Orang serba tahu ini, biasanya menggunakan kepintaran dia sebagai benteng pertahanan diri. Dia bahkan mungkin tak menyadari perkataannya pedas dan ketus.

Menurut saya, cara terbaik menghadapinya dengan senyum aja..!
Kalau ada kepentingan atau meminta bantuan dengan orang segala tahu, persiapkan diri untuk menjadi pendengar yang baik. Yang penting niat atau hajat kita selesai.

Rabu, 15 Juli 2009

Rekan Kerja Trouble Maker?


Dalam kehidupan keluarga, kita tidak hanya ucapkan "cinta" dan "sayang". Keluarga harmonis, bagian lainnya adalah nafkah keluarga. Nafkah keluarga? Ya harus kerja..!
Bekerja juga butuh keharmonisan. Bekerja dalam suatu instansi tentu punya rekan kerja.

Kita tentunya berharap mempunyai rekan kerja yang kompak, cocok dengan impian semua orang dan saling membantu. Tapi, gimana ya kalau sebaliknya?
Punya rekan kerja tetapi jauh dari sosok yang diharapkan. Rekan kerja selalu berbicara keras, sering ngerumpi, selalu minta didengarkan.

Apa yang harus dilakukan untuk "melarikan diri" dari rekan kerja seperti ini?
Mari kita coba langkah-langkah berikut ini.

1. Jika rekan kerja mengajak ngobrol atau ngegosip ketika sedang bekerja, kita buat sinyal-sinyal lagi sibuk bekerja. Misalnya tidak menatapnya ketika berbicara, tetapi fokus pada kerjaan yang dilakukan, atau katakan dengan halus, "saya sedang deadline ni, lain kali ja kita sambung ya".

2. Bagaimana kalau keributannya sudah tidak bisa ditoleransi lagi?
Kita alihkan aja dengan mendengarkan lagu-lagu favorit pake Ipod, MP3 Player atau Radio. Jadi kita tidak perlu dengar suaranya kan...!
Dia masih ngoceh, angguk-angguk ja..!

3. Keberadaannya membuat kita tidak bisa kerja?
Kita coba datang kerja lebih pagi, atau akan lebih fokus bekerja di malam hari. Di saat si Trouble tidak ada kita lebih fokus dan bisa menyelesaikan pekerjaan.
"Yang Waras Ngalah..!"

4. Jika ketiga usaha tersebut tidak berhasil dan kita udah bosan dan kesal..!
Kita ajak bicara dari hati ke hati, "face to face" kata tukul arwana.
Katakan, kita ngegosip diluar jam kerja aja..! Banyak kerjaan yang harus dikerjakan, jika kita ngegosip atau ngobrol terus akan menganggu konsentrasi pekerjaan kita.
Jika kita berbicara dari hati ke hati dan suasana yang baik, tentu rekan kita bisa menerima semua kritikan dengan positif.

Sabtu, 04 Juli 2009

Menyiasati Sifat Konsumtif

Saya dan saya rasa kita semua pernah pengee..enn buanget beli sesuatu. Mungkin ada yang ampe ngelindur (ngigau) waktu tidur. Mungkin kita pernah mondar-mandir liat barang yang di inginkan dietalase toko. Ada rasa pengen beli, ada rasa enggak pengen beli. Akhirnya "Beli-gak-beli-gak".

Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi kita membeli barang tersebut. Bisa karena terbujuk oleh rayuan pedagang, padahal yang kita beli belum penting atau tidak penting untuk kita. Ada juga kita membeli karena pengen dipuji, barang mahal, orang kaya, keren, gaul atau lagi treen (booming).

Nah sekarang, saya dan kita harus menyiasati sifat konsumtif ini. Sifat konsumtif bisa mengakibatkan "besar pasak dari tiang". Cara menyiasatinya,

1. Pikir-pikir dulu
Pikir dulu manfaat barang yang kita beli. Janganlah membeli barang karena trend, model atau merek terkenal. Pikirkan manfaat dan jenis kebutuhannya, penting atau sangat mendesak.

2. Buat strategi mengelola keuangan

3. Hindari pusat perbelanjaan
Waktu senggang dimanfaatkan jalan-jalan di mall atau pasar. Boleh-boleh aja..! Cobalah jangan memandang terlalu lama terhadap sesuatu, yang akhir mendoktrin kita untuk membeli. Jika ada waktu senggang atau liburan, manfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti bercocok tanam di kebun, merawat tanaman, ikut pengajian, dan sebagainya.
Tapi kita juga terkadang harus liburan bersama keluarga. Tetapi kan tidak mesti setiap minggu liburan.

5. Catat barang-barang yang ingin dibeli
Dari rumah membawa uang pas-pasan, beli barang sesuai catatan. Jadi tidak ada kesempatan membeli barang yang tidak penting.

6. Ingatlah untuk selalu menabung
Kita harus menabung, menabung tidaklah harus dalam jumlah besar.
Banyak manfaat dari tabungan, anggaplah tabungan adalah pos pengeluaran bulanan.

7. Jalan-jalan dalam keadaan kenyang, bergaul dengan benar!
Perut kosong mempengaruhi pikiran kita untuk konsumtif. Teman yang konsumtif bisa mendorong kita menjadi konsumtif.

Selamat mencoba, ingat tabungan demi keluarga!

Label:

DILARANG PAKAI PARFUM..! Emang Kenapa?

Ini tulisan atau artikel buat cewek lho..!
Parfum boleh dipakai dan dilarang bagi wanita. Lho, gimana ceritanya..!
Saya tertarik menulis judul ini karena sebelumnya saya membuat tulisan "Kenali Karakter Parfum kita."
Tulisan ini saya sadur dari majalah islam SABILI edisi 23 TH XVI 4 Juni 2009/11 Jumadil Akhir 1430.

Kenapa Parfum Dilarang? Parfum dilarang dipakai wanita bila tujuannya mempercantik diri di depan orang lain. Saya rasa banyak wanita-wanita sekarang yang pakai parfum biar para lelaki yang dilewati atau dihampiri kesensem, memakai parfum biar dibilang cewek berkelas. Nah, kalau niatnya seperti ini dilarang atau haram hukumnya.

Dalam sebuah hadits:
"Dan perempuan bila memakai minyak wangi lalu berjalan melewati orang maka ia pun begini, begini. Maksudnya dia pun pezina." (HR an-Nasa'I, at-timizi)

Ada kok wanita yang memakai parfum tetapi tidak ada niat untuk mengoda cowok..! Kayak tidak ada kerjaan aja.
Kenapa wangi tidak boleh? Karena ternyata wewangian lebih merangsang laki-laki daripada penampilan!
Dulu di awal abad 19, pemerintah Inggris pernah melarang penggunaan musk dan patshouli sebagai bahan baku parfum, karena aromanya dianggap sensual dan mendorong keinginan buruk pada masyarakat. Contohnya pada parfum beraroma lavender. Parfum ini diketahui dapat memperlancar aliran darah pada area genital cowok.
Nah lho..!

Jadi wanita ngak boleh pakai parfum? Yang benar aja..!
Bukan ngak boleh..! Tapi harus hati-hati dan selektif saat menggunakan parfum. Pilihlah parfum yang baunya tidak menyengat, sekedar untuk menghilangkan bau badan.
Agar lebih aman, "back to nature" bisa pakai tawas atau juga makan daun kemangi yang fungsinya bisa mengurangi bau badan.
Semoga tulisan ini berguna buat kita, terutama penulis.

Rabu, 01 Juli 2009

Tips Berhenti Merokok

Rokok merupakan penyebab berbagai penyakit orang kaya (penyakit mahal atau penyakit serius), jantung kororner (PJK), stroke, tekanan darah tinggi, hingga impotensi.
Alah.. itu saya juga udah tahu..! Di bungkus rokok juga ada.

Meskipun sudah banyak kalangan yang sudah tahu dampak buruk akibat rokok, masih banyak perokok aktif yang tidak peduli tentang hal itu.
Selain rokok penyebab berbagai penyakit, asap rokok juga mengganggu orang lain. Makan nangka, getahnya bagi-bagi dengan orang lain.

Selain akibat yang saya tulis di atas, ada akibat yang tidak ditulis dibungkus rokok.
Uang..!
Ya.. uang, 1 bungkus rokok anggap aja Rp 5000 (lima ribu rupiah). Satu hari, 1 bungkus rokok.
Satu bulan ada 28, 30, 31 hari, satu tahun 365 hari.
Udah tahu wahai penulis..!
He.. He..!
Rp 5000 x 30 hari = Rp 150.000,- /bulan
Kalau satu tahun berapa ya..! Bantu saya menghitungnya donk..!

Waw, besar juga ya..!
Kalau untuk pengeluaran rumah tangga udah mengurangi pos-pos anggaran. Kalau buat beli susu anak berguna gak ya?
Kalau buat beli buku-buku berguna gak ya? Kalau, kalau, dan kalau yang lainnya.

Iyalah tapi gimana caranya? Saya sudah dan pernah berusaha berhenti merokok, tapi tidak bisa..!
Bagaimana agar saya bisa berhenti merokok?
Berikut ada beberapa tips yang dapat dilakukan, diantaranya :

1. Persiapkan Mental
Kita harus punya keinginan yang kuat, inilah pokok yang harus dilakukan.

2. Cari Bantuan Ahli
Coba pergi kerumah sakit atau pusat pelayanan kesehatan yang memberikan informasi bahaya rokok dan cara menghentikannya.

3. Pahami Apa yang Akan Dirasakan pada Tahap Awal Berhenti Merokok dan Bertahanlah.
Inilah tahap penting, karena tahap awal terasa sulit. Ketagihan nikotin dapat mengakibatkan mudah tersinggung, kurang tidur, dan sedikit tertekan.
Tetapi, beberapa hari (+/- 2 minggu) kondisi akan membaik.
Kita bisa menahan gejala ketagihan nikotin dengan penggunaan replacement, misalnya permen, inhaler atau zat lain.
Itulah manfaat tahap persiapan mental. Ingat kita akan sehat, bisa mengurangi biaya beli susu anak. Anak cerdas, berguna bagi nusa dan bangsa. Amin..!

4. Buatlah Daftar Alasan Berhenti Merokok
Tiap orang memiliki alasan yang berbeda.
Ada beberapa alasan yang dapat dibuat :
- tubuh lebih sehat
- resiko serangan jantung dan kanker turun
- makan dan minum terasa enak
- dll

5. Buat hari khusus berhenti merokok
Lebih cepat lebih baik. Bisa tepat saat ulang tahun, tahun baru, atau saat bulan puasa.

6. Ikut Sertakan Teman atau Keluarga
Jika menjalani bersama-sama, akan terasa lebih mudah. Kalau mereka tidak mau gimana? Sendirian aja..! Dari kita, oleh kita dan untuk keluarga.

7. Hindari Godaan pada Hari-hari awal
Kita bisa mengubah jadwal yang dapat menjadi awal kembali merokok. Misalnya, tidak pergi ke kafe, dan tidak ketemu teman perokok beberapa hari aja. Hingga kita benar-benar pulih.

8. Waspada Keinginan Merokok Kembali
"satu batang tidak berbahaya, melepas rindu ja". Fikiran seperti itu adalah awak ketagihan.
Jika kodisi tertekan atau marah biasanya merokok untuk pelarian, lawan niat atau keinginan merokok itu. Karena akan menghancurkan usaha yang telah dilakukan hanya dalam sekejap.

Mudah-mudahan kita berhasil, demi kesehatan dan keluarga. Ayo katakan "SELAMAT TINGGAL ROKOK".